 |
| Author |
Topic: Spasmofilia |
| lisa |
posted 22/08/2010 18:18:39
Salam kenal untuk semua yang prihatin dengan spasmofilia...
Saya ingin share apa yg dialami teman saya yg didiagnosa menderita spasmofilia +3, dan bagaimana pd akhirnya terbebas dr penderitaan lebih dr 30 thn ini, bahkan sdh sempat alami kondisi "hopeless"... mudah2n sharing saya ini bisa bantu byk org terbebas dr penderitaan ini.
Akibat spasmofilia +3, teman saya ini mengalami migrain yg sgt berat, kumat rata2 2x seminggu sampai2 sudah meng-akupuntur diri sendiri. Berbagai food supplement termasuk calcium+magnesium dosis tinggi dgn harga mahal sdh dikonsumsi tetapi tidak membantu juga. Sampai pada akhirnya dia mengenal minuman bernutrisi lengkap & seimbang (made in Germany) dan setelah minum 2 bulan, migrain tak pernah kunjung datang lagi...bukan hanya migrain, keluhan lain spt asma, maag, alergi dan darah tinggi pun beres... bagaimana mungkin begitu efektif...??
Ternyata, calcium yg selama ini dia konsumsi hanya "numpang lewat" dan tidak terserap ke "cellular level" shg tdk memberi hasil yg efektif. Sedangkan produk Jerman ini memiliki konsep yang dipatenkan di Eropa yg menjamin PENYERAPAN optimal nutrisi ke dalam SEL tubuh kita. Sekarang teman saya begitu bebas beraktivitas, energik, sehat sampai2 dijuluki "super woman"...
Pada saat saya mengenalkan produk ini kepadanya, saya tidak tahu kalau produk ini begitu luar biasa bisa membantu penderitaannya... Setelah menyaksikan sendiri, saya terdorong untuk share ke siapapun yang membutuhkan agar mereka juga boleh terbebas dari penderitaan dan boleh mengalami hidup sehat berkualitas...
Apabila ada yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, bisa hubungi saya di +62 811-876-285 atau email lisaarief@yahoo.com.
Salam,
Lisa
|
| Iwan D |
posted 05/01/2010 08:43:15
Maaf, memang pengetahuan saya tentang spasmophilia tidak lengkap, hanya tahu bahwa obat2 yg disarankan sperti Myonal atau lainnya biasanya tidak mempan. Juga kekurangan Calcium itu ialah salah satu sebab, bisa juga kejang disebabkan aliran darah tungkai terhambat. Pasien juga melakukan berbagai tindakan bersama2, sehingga bila ada perbaikan kita tidak tahu yg mana telah 'menyembuhkannya'. Sering juga akupungtur atau reflexi diklaim memperbaikinya. Saya rasa ilmu pengobatan spasmophilia belum lengkap, banyak yg makan calcium juga tidak sembuh, keculai kejangnya memang tergolong 'tetani' (yg digolongkan indikasi untuk menambah intake kalsium.
|
| Dania Pratiwi |
posted 04/01/2010 13:28:04
Lagi browsing2 tentang spasmofilia, eh, nemu post ini :) Maaf dok, bukannya mau sok tau, saya cuma mau numpang berbagi...
Saya didiagnosis spasmofilia sejak 10 tahun yang lalu, grade 4. Selain saya, ayah dan adik saya sudah didiagnosis spasmofilia terlebih dahulu bertahun-tahun sebelumnya. Spasmofilia ini ketahuan setelah kita tes EMG. Penjelasan spasmofia kalau menurut istilah kedokteran, memang agak susah. Tapi sejak dulu, saya diberi pengertian begini:
Di tubuh penderita spasmofilia, ada kelainan yang membuat tubuhnya nggak bisa menyerap kalsium sepenuhnya. Jadi misalnya, kalau orang normal minum kalsium 100 mg, tubuhnya akan menyerap 100 mg. Tapi penderita spasmofilia, saat dia minum 100 mg, tubuhnya mereap kurang dari itu. Mungkin hanya 50 mg, mungkin juga 10 mg. Karena itulah tubuhnya kekurangan kalsium.
Padahal, untuk melakukan aktivitas atau melewati masa2 stres, tubuh kita butuh banyak kalsium. Karena kekurangan, maka syaraf2 di tubuh kita kram dan menimbulkan sakit. Sakitnya bisa di berbagai tempat. Ada yang sakit di kepala, ada yang sakit di kaki, ada yang sakit di perut, sakit di punggung... kalau saya, sakitnya muncul di rusuk. Kalau spasmofilianya lagi kumat, rusuk saya berasa seperti dilindas truk. Sakiiiiitttttt sekali. Kadang susah bernapas.
Awal2 saya didiagnosa spasmofilia oleh dokter, saya menjalani terapi kalsium. Kira2 sebulan pertama, saya disuruh minum Osteocare 300mg sebanyak 3 kali sehari. Ini SANGAT membantu. Sakitnya makin lama makin berkurang. Lalu setelah itu, sebulan berikutnya, dosisnya diturunkan. Masih Osteocare 300mg, tapi cuma 2x sehari. Sebulan berikutnya, jadi 1x sehari. Lalu selanjutnya, saya yang mengatur sendiri. Kalau rusuk terasa sakit, baru saya minum kalsium. Sekarang bisa dibilang saya jarang minum kalsium. Ini bulan ke-6 saya tanpa kalsium :) walaupun saya selalu bawa2 tablet kalsium di dalam tas.
Sebenarnya nggak harus minum kalsium merk Osteocare, apa saja bisa. Susu berkalsium tinggi pun bisa (ini jadi rutinitas saya, minum susu berkalsium tinggi setiap pagi).
Kunci penting bagi penderita spasmofilia, menurut saya, adalah mengenali dirinya sendiri. Seperti misalnya, kalau saya tau hari itu saya akan capeeekkk sekali (misalnya sedang kemping. Atau padat acara), maka saya minum kalsium pagi harinya, dan sedia tablet kalsium di tas. Atau, menjelang ujian, saya pasti rutin minum kalsium, karena biasanya saya stress menjelang ujian hehehe. Pokkonya kita benar2 harus kenal diri kita sendiri, kapan capek, kapan stres. Daann... selalu bawa tablet kalsium. Atau, ya, pergi ke minimarket, cari susu kotak yang berkalsium tinggi.
Banyak orang yang tanya, apakah spasmofilia bisa sembuh. Karena saya bukan pakar kedokteran, saya nggak tau jawaban yang benar hehehe... Tapi menurut pengalaman, menurut saya nih ya... spasmofilia akan membaik. PASTI membaik. Saya yang dulunya sangat bersahabat dengan tablet kalsium 1000mg, sekarang sudah bisa melewati hari tanpa si sahabat :) Sekali lagi, ini bulan ke-6 saya tanpa tablet kalsium :) Ayah saya, yang dulunya sering sakit kepala karena spasmofilianya dan kemana-mana bawa tablet kalsium, sekarang sudah jarang sakit kepala. Adik saya, yang dulu hampir tiap hari nangis karena kakinya sakit, sekarang malah nggak bisa diem lari2an :)
Saya tau, bagi yang baru didiagnosis, pasti rasanya takut mendengar kata 'spasmofilia'. Yah, namanya memang cukup mengintimidasi, sih. Tapi, percaya deh, hidup bisa berjalan SANGAT normal setelah kita dapat asupan kalsium yang tepat. Nggak ada bedanya sama orang2 yang normal. Satu2nya hal yang beda adalah, kita butuh kalsium lebih banyak dari mereka :)
Btw, saya juga nulis tentang spasmofilia ini di blog saya http://daniapratiwi.multiply.com/journal/item/272. Kalau ada yang mau mampir2, silahkan lho :) Banyak penderita sapsmofilia yang sharing di situ.
|
| Iwan D |
posted 02/09/2009 13:01:46
Saya tidak sadar apakah ada obat yg benar utk spasmofilia, kebanyakan tidak ada efektivitasnya. Yang penting diagnosanya dulu benar/tidak. Saya carikan informasi nanti apakah dg cara lain ada jalannya.
|
| Irda |
posted 02/09/2009 09:55:02
Selamat siang, Dok.
Kasus yang saya alami persis dengan yang dialami Ibu Vireny. Bedanya, saya baru tahu bahwa anak saya (10 tahun) menderita spasmofilia +3, baru sebulan ini. Keluhannya sudah sejak lama sebetulnya, tapi saya bingung hendak diperiksa ke mana. Sekarang ini anak saya makin sering mengeluh pegal kaki, sakit kepala dan perut, bahkan juga sudah ke tangan. Pijat refleksi yang bagus pun sudah saya lakukan. Waktu itu dr syaraf yang memeriksa EMG anak saya hanya mengatakan, kurang calsium magnesium. Dia padahal senang minum susu, tetapi tidak pernah makan sayur. Karena itulah calsium tidak terserap oleh tubuhnya.
Saya senang sekali bila dokter bisa memberi masukan tentang apa yang harus saya lakukan sekarang. Dan kemana anak saya harus dibawa berobat? Terima kasih, Dok. Titip salam untuk Ibu Vireny, mungkin kami bisa berbagi pengalaman.
|
| lilis |
posted 18/05/2009 22:46:02
tolong diberitahu apakah ada ikatan para penderita ini? agar kami bisa saling berbagi.
|
| Intan Rosaria |
posted 08/10/2007 15:06:06
Tolong dikirimkan kepada saya hal-hal (penyebab, efek dan akibat, serta cara penyembuhan dan pengobatan) yang berhubungan dengan Spasmofilia dan Vertigo.
Terima Kasih.
Salam,
Intan R.
|
| Mohen |
posted 13/06/2007 16:48:10
Utk kasus spasmofili ini, coba ibu hubungi dokter naturopathy Asvial Rivai di telp. 0811600557.
Semoga berhasil.
Salam.
|
| Iwan D |
posted 02/08/2006 14:46:00
Ya, karena ga bisa dijawab tanpa nelihat anaknya, maka sebaiknya datang cari opini dokter lain.
|
| Vireny |
posted 02/08/2006 12:47:44
Selamat siang, Dokter yang baik.
Anak saya laki2 berumur 9 tahun, waktu thn 2004 ditest EMG dan hasilnya positif spasmofilia +3 (mungkin sekarang sudah lebih dari +3). waktu itu hanya suka pegal2 kaki sekali2 saja. Oleh dr anak saya diberikan Osteocare 2 x 1. Tetapi belakangan ini mulai sering sekali kumatnya, dan mulai merambat ke sakit kepala berat, sakit perut, dan pegal2 hebat kaki dan tangan. bahkan tidurpun dia masih merasakan serangannya, sehingga susah tidur.
Yang ingin saya tanyakan:
1. Apa sebenarnya penyakit ini dok? apakah bisa sembuh? karena menurut dr anak saya, ini merupakan kelainan sel otot tubuh dan tidak akan bisa sembuh.
2. Sangat sedikit sekali literatur yang menjelaskan tentang penyakit/kelainan ini, dan tidak semua dokter tau mengenai hal ini. Kalau mungkin saya juga ingin berbagi informasi dengan sesama penderita spasmofilia yang lain.
3. Kalau lagi serangan, paling2 kami hanya memijat sampai hilang, dan serangannya akhir2 ini sampai berjam-jam, tadi malam serangan dari jam 3 pagi,s ampai jam 9 pagi itu masih dipijat. apakah tidak bahaya terlalu sering otot nya dipijat, apalagi dengan tenaga yang sangat kuat(permintaan dia), apakah tidak ada obat yang bisa meredakan sakitnya pada saat serangan?
4. Menurut dokter anak saya, pemakaian Osteocare jangka panjang dapat saja menimbulkan penimbunan kalsium dan terjadi kristal/batu ginjal sehingga sebaiknya dilakukan test urine/darah setiap 6 bulan sekali untuk memantau. Apakah tidak ada obat lain yang lebih aman, Dok?
5. Saya prihatin sekali dengan keadaan anak saya, karena sering serangan pegal2 dan sakit kepala, sekolahnya jadi terganggu, apakah ada kemungkinan pemicunya dari psikis Dok?
Maaf atas pertanyaan saya yang banyak ya, Dok.
Saya yang sedang prihatin,
-vireny-
|
|
|